Di sudut ruangan dia duduk sendiri di hadapan komputernya. Segelas JAMU HANGAT menemaninya berselancar di internet. Mengunjungi dan menyapa rekan rekannya yang berada di ujung dunia sana. Ide besar di susun satu persatu layaknya puzzle yang kian hari semakin tampak nyata bentuknya. Sahabat sahabat nya, meski berbeda tempat, juga tak kalah seru nya. Ada yang di kereta api, ada yang di warung kopi, dan ada yang di kebun pisang di pinggiran kota hingga yang di tepi pantai. Terkadang aneh terasa, gerakan apakah ini sebenarnya? Tak kasat mata, tapi nyata adanya. Entah apa dan siapa yang menggerakkan mereka semua, yang pasti hanya ALLAH Ta’ ala di balik ini semua. Tak terlihat, namun aliran energi besar saling bersahutan di dunia maya. Gagasan2 besar tak kasat mata siap mewujud nyata ketika saatnya tiba. Wahai para sahabat baik di ujung sana, bergabunglah meski tak bersama. Membesarlah dan semakin besar. Ini bukan tentang uang atau tahta, akan tetapi sebuah gerakan tak kasat mata. ...