Skip to main content

BELAJAR DARI WALI SONGO

 
Assalamualaikum Pejuang KEBAIKAN

Para Wali Songo sudah menorehkan tinta emasnya.

Keberhasilan Para Wali Songo dalam berdakwah tentunya menjadi panutan bagi kita semua.

Perlu di ketahui, bahwa Para Wali Songo berdakwah tidak langsung mengajarkan Baca Quran apalagi belajar Fiqih Syariah.

Melainkan memulai dakwah dengan menjadi solusi bagi permasalahan di wilayah dakwah mereka.

Ada yang memulai dengan membangun Saluran Irigasi. Dimana kondisi pertanian saat itu tengah mengalami kondisi yang sangat parah akibat perang.

Ada yang bertugas menjadi Penasihat Pemerintahan

Ada yang menjadi Pedidik anak anak para Raja & Priyayi. Dalam rangka mencetak calon Pemimpin masa itu.

Ada yang ahli dalam bidang pengobatan dan Ruqyah.

Bahkan ada yang menghibur rakyat melalui kegiatan seni budaya.

Dan banyak lagi.

Para Wali Songo sangat mahir dan ahli di bidang masing masing.

Tidak saja ilmu agama yang mereka kuasai. Namun ilmu ilmu sains, kedokteran, hingga ilmu pertanian sangatlah di kuasai. Masing masing memiliki kompetensi sendiri sendiri.

Alhasil, dakwah yang mereka lakukan justru lebih banyak menolong rakyat yang saat itu tengah mengalami kesulitan.

Namun jauh di atas itu semua, Para Wali Songo selalu mengedepankan AKHLAQ MULIA di sepanjang aktifitas kehidupannya. Sehingga rakyat saat itu terpukau oleh perilaku yang BAIK.

Jadi Para Wali mengedepankan AMAL & AKHLAQ MULIA sebagai solusi permasalahan UMAT.

Kami berharap bisa belajar dari Para Wali Songo dengan hadir menjadi SOLUSI bagi UMAT & BANGSA.

Untuk itulah maka kami membangun KOMUNITAS MASJID PANTAI NUSANTARA.

Yang berupaya berdakwah dengan menjadi SOLUSI UMAT terkini. Dakwah kami di rencanakan akan menyasar sisi PESISIR PANTAI di seluruh bumi NUSANTARA. 

Kelak tidak hanya fisik masjid yang akan di bangun, melainkan ekosistem ekonomi, sosial, teknology & penyelamatan lingkungan akan di kembangkan. Dengan mengusung spirit RAHMATAN LIL ALAMIN. 

Sungguh sebuah Misi yang tidak mudah. Untuk itulah kami memerlukan dukungan dari sebanyak mungkin orang yang mau berjuang bersama.

Saat ini anggota KOMUNITAS MASJID PANTAI NUSANTARA terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Dari mulai Pakar Ilmu Quran, Arsitektur, Pendidik, Pemberdayaan Masyarakat, Ahli Peternakan, Ahli BioEnergy, Ahli Microbiology, Ahli Konstruksi, Ahli Landscaping, Penggiat Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Ahli Forensik, Kelistrikan, Tech Startup, Fintech, Ahli Keuangan, Ahli Hukum hingga Ahli Nuklir Hijau.

Kami membuka siapapun yang ingin bergabung dalam PROYEK KEBAIKAN ini.

Semoga Allah SWT memampukan kita semua dalam gerakan DAKWAH berbasis SocioTechnoPreneur ini.

Mari tebarkan KEBAIKAN keseluruh Penjuru Nusantara.

Mari bergabung dalam KOMUNITAS MASJID PANTAI NUSANTARA.

 

Team IT & Media

MASJID PANTAI NUSANTARA

 

PROJECT KEBAIKAN KAMI

 


MASJID PANTAI JEMBARAN BALI

Ayo bantu Nelayan Bali …!

Bangun Masjid Hebat di Desa Cupel Jembrana Bali.

Bank Syariah Indonesia (BSI)

No Rek: 7180635097

Account: Masjid Raudlatul Jannah

Kode Transfer: 451

 


#masjidpantainusantara #masjidpantai #masjidpantaibali #pejuangkebaikan #dakwah #walisongo


Comments

Popular posts from this blog

FESTIVAL BUDAYA MASJID PANTAI BALI 2025

  Saksikan Kemegahan Budaya Bahari pada Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025! Bersiaplah untuk sebuah petualangan budaya yang tak terlupakan di Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025 di Desa Cupel, Kec. Negara, Kab. Jembrana, Bali, yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 Agustus 2025! Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi jendela menuju kekayaan tradisi bahari masyarakat pesisir Bali, dengan sorotan utama pada Lomba Balap Omplok dan Jukung. (Balap Dayung Sampan dan Perahu Layar) serta Drone Camp.  Mengenal Lebih Dekat Perahu Omplok dan Jukung  JUKUNG Pernahkah Anda mendengar tentang Omplok atau Jukung?  Bagi masyarakat pesisir Bali, kedua jenis perahu ini adalah denyut nadi kehidupan mereka. Perahu Jukung adalah ikon maritim Bali yang paling dikenal, sering terlihat dengan cadik (penyeimbang) di kedua sisinya. Bentuknya yang ramping dan lincah menjadikannya ideal untuk berbagai aktivitas.  Sejak dahulu kala, Jukung telah menjadi tulang punggung perekono...

MENGENANG SANG KYAI TANGGUH

Kala itu Masjid Pantai Bali masih belum rampung, sang Kyai tetap memaksa pergi dari Jogja ke Jembrana untuk melihat langsung wujud fisik Masjid Pantai Bali. Padahal saat itu kondisi beliau sedang kurang sehat.  Selang beberapa minggu kemudian, beliau datang dengan dua ratusan peserta “Bersih Masjid” se Jawa Bali. Sontak kesunyian kampung nelayan sekitar masjid berubah menjadi riuh & penuh tenda tenda peserta “bersih Masjid”.  Lokasi Masjid Pantai Bali mendadak ramai. Tak hanya peserta yang hadir di sana, namun lebih riuh lagi postingan 200 an peserta ikut meramaikan jagak sosial media. Alhasil endorsing Kyai Jazir dan pasukan bersih masjid membuat masjid pantai menjadi ramai di media. Dan alhamdulillah, kini Masjid Pantai Bali sudah mulai rampung, semakin Cantik dan apik. Semoga itu semua menjadi jalan Kyai Jazir menuju Syurga Allah SWT yang Indah. Insyaallah Innalillahi Wa Innailaihi rojiun.  Sesungguhnya Beliau Milik Allah dan kepada Allah lah beliau kembali. Se...

TARGET 4000 ORANG AKAN MEMBANJIRI FESTIVAL BUDAYA MASJID PANTAI BALI KE-3 2025

Bukan sembarang angka di munculkan oleh panitia Festival Budaya Masjid Pantai Bali yang akan berlangsung pada tanggal 22-24 Agustus 2025 di Desa Cupel Jembrana Bali. Hal ini di dasari oleh pencapaian kunjungan Festival sebelumnya (2024) yang sebesar kurang lebih 3000 pengunjung. Maka wajar saja jika panitia Festival menggenjot target kenaikan pengunjung di tahun 2025 ini sebesar 4000 pengunjung. Festival yang menyelenggarakan lomba Balap Jukung (Perahu Layar) & Lomba Omplok (Sampan) ini kini menjadi daya tarik yang luar biasa yang mengundang pengunjung yang ingin menyaksikan keseruan para pembalap perahu layar. Di samping itu, Festival ini juga menyelenggarakan Pawai Nelayan Tempo Doeloe, Drum Band, hingga Pawai Gaun Pengantin dari barang bekas. Kegiatan ini melibatkan animo peserta yang begitu besar dimana para peserta begitu bersemangat menunjukkan kebolehannya masing masing. Festival Budaya Masjid Pantai ini kini telah menjadi ICON acara di Jembrana Bali yang begitu dinanti, tid...