Skip to main content

PANCASILA



 Assalamualaikum Sahabat KEBAIKAN!

Baru saja kita melewati satu tanggal yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, yaitu tanggal 1 Juni.

Dimana di tanggal tersebut, lahirlah Dasar Negara kita yaitu PANCASILA.

Pancasila memiliki lima Sila yang memiliki makna yang sangat penting. Berikut kelima Sila tersebut:

1.       Ketuhanan Yang Maha Esa

2.       Kemanusiaan yang adil dan beradab

3.       Persatuan Indonesia

4.       Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

5.       Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

Lima sila inilah yang mendasari kami di Yayasan Masjid Pantai Nusantara untuk bergerak membangun bangsa.

Dimana pijakan pertama kami adalah Ketuhanan, bahwa nilai nilai keyakinan akan Ketuhanan menjadi JIWA bagi YMPN. Nilai Ketuhanan inilah yang membuat para relawan YMPN bergerak tanpa mengharapkan imbalan berupa gaji/materi. Karena keyakinan bahwa apa yang dilakukan adalah untuk menggapai Ridha Allah SWT.

Sila kedua, tentunya menjadi LADANG bagi YMPN untuk mengabdi. Dimana YMPN melihat banyak problem umat & rakyat yang harus di selesaikan. Maka relawan Masjid Pantai berupaya hadir di tengah masyarakat untuk menjadi SOLUSI.

Sila ketiga, yang mengedepankan persatuan. Dimana bangsa kita tersebar luas dengan kondisi geografis yang terpisah pulau, berbagai agama, suku & adat bahkan watak & budaya. Namun dengan semangat yang kuat, para pendiri Bangsa berkeinginan untuk menyatukan setiap perbedaan dalam satu tujuan berbangsa.

Sila Keempat, menggambarkan bahwa bangsa Indonesia memiliki watak budaya yang sangat baik yaktu BIJAKSANA. Bijak tidak sekedar mengandalkan logika: baik & benar, melainkan hati Nurani turut menjadi pertimbangan dalam bertindak. Dan setiap suku di berikan hak perwakilan & keterwakilan, sehingga diharapkan keputusan yang akan di ambil secara musyawarah menjadi dasar bagi keputusan yang BIJAKSANA.

Sila kelima, yang minitikberatkan pada Keadilan Sosial. Keadilan yang tidak semata hanya untuk satu golongan, melainkan dari atas hingga bawah, dari Sabang sampai Merauke, dan seterusnya. Untuk yang satu ini kita harus terus berupaya mewujudkannya. Itu sebabnya, kami di YMPN, melihat banyak tantangan sosial yang harus di benahi. Dan ini menjadi semangat kami untuk bisa berkontribusi bagi sahabat di seluruh pelosok negeri.

Nilai nilai Pancasila inilah yang kami wujudkan dengan membentuk Yayasan Masjid Pantai Nusantara. Sebuah Yayasan yang tidak saja fokus membangun bangunan fisik masjid semata. Melainkan mencoba membangun ekosistem terkait berbasis masjid. Agar kelak masjid hadir sebagai solusi bagi umat & rakyat di sekitarnya. Dan kehadiran masjid sebagai motor penggerak bagi cita cita besar bangsa Indonesia yang adil makmur Sentosa.

Dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara mengharapkan dukungan dari semua pihak, khususnya siapapun yang ingin menjadi relawan Masjid Pantai. Karena membangun Negeri adalah IBADAH. Sesuai dengan pengamalan PANCASILA sila pertama.

Mari bergabung bersama menjadi RELAWAN MASJID PANTAI.


Admin: Sudrajat Aryadi -  MASJID PANTAI NUSANTARA

Email: masjidpantainusantara@gmail.com

Kontak: 

Firmansyah Dimmy - +62 811-174-778

Sudrajat Aryadi - +62 817-4888-830


DONASI & KONTRIBUSI:

Rekening Yayasan 

Bank Syariah Mandiri: 

No Rekening : 7500170071

Yayasan Masjid Pantai Nusantara


Rekening Masjid Pantai Bali 

Bank Syariah Mandiri: 

No. Rekening: 7180635097

Masjid Raudlatul Jannah (Masjid Pantai Bali)



#masjidpantainusantara #masjidpantaibali #indonesia #nusantara 

Sumber Foto Garuda: Google 


Comments

Popular posts from this blog

MENGENANG SANG KYAI TANGGUH

Kala itu Masjid Pantai Bali masih belum rampung, sang Kyai tetap memaksa pergi dari Jogja ke Jembrana untuk melihat langsung wujud fisik Masjid Pantai Bali. Padahal saat itu kondisi beliau sedang kurang sehat.  Selang beberapa minggu kemudian, beliau datang dengan dua ratusan peserta “Bersih Masjid” se Jawa Bali. Sontak kesunyian kampung nelayan sekitar masjid berubah menjadi riuh & penuh tenda tenda peserta “bersih Masjid”.  Lokasi Masjid Pantai Bali mendadak ramai. Tak hanya peserta yang hadir di sana, namun lebih riuh lagi postingan 200 an peserta ikut meramaikan jagak sosial media. Alhasil endorsing Kyai Jazir dan pasukan bersih masjid membuat masjid pantai menjadi ramai di media. Dan alhamdulillah, kini Masjid Pantai Bali sudah mulai rampung, semakin Cantik dan apik. Semoga itu semua menjadi jalan Kyai Jazir menuju Syurga Allah SWT yang Indah. Insyaallah Innalillahi Wa Innailaihi rojiun.  Sesungguhnya Beliau Milik Allah dan kepada Allah lah beliau kembali. Se...

FESTIVAL BUDAYA MASJID PANTAI BALI 2025

  Saksikan Kemegahan Budaya Bahari pada Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025! Bersiaplah untuk sebuah petualangan budaya yang tak terlupakan di Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025 di Desa Cupel, Kec. Negara, Kab. Jembrana, Bali, yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 Agustus 2025! Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi jendela menuju kekayaan tradisi bahari masyarakat pesisir Bali, dengan sorotan utama pada Lomba Balap Omplok dan Jukung. (Balap Dayung Sampan dan Perahu Layar) serta Drone Camp.  Mengenal Lebih Dekat Perahu Omplok dan Jukung  JUKUNG Pernahkah Anda mendengar tentang Omplok atau Jukung?  Bagi masyarakat pesisir Bali, kedua jenis perahu ini adalah denyut nadi kehidupan mereka. Perahu Jukung adalah ikon maritim Bali yang paling dikenal, sering terlihat dengan cadik (penyeimbang) di kedua sisinya. Bentuknya yang ramping dan lincah menjadikannya ideal untuk berbagai aktivitas.  Sejak dahulu kala, Jukung telah menjadi tulang punggung perekono...

SRUPUT JAMU HANGAT DAN RENUNGAN DI PAGI HARI

Di sudut ruangan dia duduk sendiri di hadapan komputernya. Segelas JAMU HANGAT menemaninya berselancar di internet. Mengunjungi dan menyapa rekan rekannya yang berada di ujung dunia sana. Ide besar di susun satu persatu layaknya puzzle yang kian hari semakin tampak nyata bentuknya. Sahabat sahabat nya, meski berbeda tempat, juga tak kalah seru nya. Ada yang di kereta api, ada yang di warung kopi, dan ada yang di kebun pisang di pinggiran kota hingga yang di tepi pantai. Terkadang aneh terasa, gerakan apakah ini sebenarnya? Tak kasat mata, tapi nyata adanya. Entah apa dan siapa yang menggerakkan mereka semua, yang pasti hanya ALLAH Ta’ ala di balik ini semua. Tak terlihat, namun aliran energi besar saling bersahutan di dunia maya. Gagasan2 besar tak kasat mata siap mewujud nyata ketika saatnya tiba. Wahai para sahabat baik di ujung sana, bergabunglah meski tak bersama. Membesarlah dan semakin besar. Ini bukan tentang uang atau tahta, akan tetapi sebuah gerakan tak kasat mata. ...