Skip to main content

YUK BANGUN MASJID DI BALI!

Desa Cupel Jembrana adalah perkampungan NELAYAN

Dimana sebuah masjid yang di juluki dengan Masjid Pantai Bali tengah di bangun.

Masjid ini memiliki peran penting bagi Nelayan Bali & masyarakat di sekitarnya.

Tidak saja sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat kegiatan sosial, budaya & kemasyarakatan.

Berbagai kegiatan yang di lakukan benar benar berdampak pada masyarakat luas.

Belum lagi prestasi para anak muda di sana yang kerap menjuarai berbagai lomba, baik lokal hingga olimpiade sains skala nasional. 

Sehingga, membangun Masjid ini, tak lagi hanya membangun bangunan fisik semata.

Dengan membangun Masjid ini maka sama artinya mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

Rahmat bagi ALAM.

ALAM dalam pengertian yang luas, tak hanya ibadah ubudiyah, namun melebar menjadi gerakan : toleransi, keberagaman, lingkungan, sosial, budaya hingga pengembangan teknologi terapan yang bermanfaat.

Dan kenapa BALI, karena BALI menjadi satu wilayah UNIK yang menjadi IKON keberagaman.

Meski di BALI, lokasi masjid ini sangat jauh dari lokasi Bali lainnya yang menjadi pusat Wisata Internasional seperti Kuta & Denpasar.

Maka ayo bersama kami mewujudkan sebuah Masjid Indah untuk di hadiahkan bagi Masyarakat di Kampung Nelayan desa Cupel Jembrana Bali.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

YAYASAN MASJID PANTAI NUSANTARA


Salurkan Donasi/Wakaf melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)

KCP JKT Fatmawati

Account: Yayasan Masjid Pantai Nusantara

No: 7500170071


Konfirmasi & Informasi: 

Firmansyah : +62 811-174-778

Sudrajat : +62 8174888830


#masjidpantai #bali #indonesia #donasi #wakaf #ympn  

Comments

Popular posts from this blog

MENGENANG SANG KYAI TANGGUH

Kala itu Masjid Pantai Bali masih belum rampung, sang Kyai tetap memaksa pergi dari Jogja ke Jembrana untuk melihat langsung wujud fisik Masjid Pantai Bali. Padahal saat itu kondisi beliau sedang kurang sehat.  Selang beberapa minggu kemudian, beliau datang dengan dua ratusan peserta “Bersih Masjid” se Jawa Bali. Sontak kesunyian kampung nelayan sekitar masjid berubah menjadi riuh & penuh tenda tenda peserta “bersih Masjid”.  Lokasi Masjid Pantai Bali mendadak ramai. Tak hanya peserta yang hadir di sana, namun lebih riuh lagi postingan 200 an peserta ikut meramaikan jagak sosial media. Alhasil endorsing Kyai Jazir dan pasukan bersih masjid membuat masjid pantai menjadi ramai di media. Dan alhamdulillah, kini Masjid Pantai Bali sudah mulai rampung, semakin Cantik dan apik. Semoga itu semua menjadi jalan Kyai Jazir menuju Syurga Allah SWT yang Indah. Insyaallah Innalillahi Wa Innailaihi rojiun.  Sesungguhnya Beliau Milik Allah dan kepada Allah lah beliau kembali. Se...

FESTIVAL BUDAYA MASJID PANTAI BALI 2025

  Saksikan Kemegahan Budaya Bahari pada Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025! Bersiaplah untuk sebuah petualangan budaya yang tak terlupakan di Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025 di Desa Cupel, Kec. Negara, Kab. Jembrana, Bali, yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 Agustus 2025! Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi jendela menuju kekayaan tradisi bahari masyarakat pesisir Bali, dengan sorotan utama pada Lomba Balap Omplok dan Jukung. (Balap Dayung Sampan dan Perahu Layar) serta Drone Camp.  Mengenal Lebih Dekat Perahu Omplok dan Jukung  JUKUNG Pernahkah Anda mendengar tentang Omplok atau Jukung?  Bagi masyarakat pesisir Bali, kedua jenis perahu ini adalah denyut nadi kehidupan mereka. Perahu Jukung adalah ikon maritim Bali yang paling dikenal, sering terlihat dengan cadik (penyeimbang) di kedua sisinya. Bentuknya yang ramping dan lincah menjadikannya ideal untuk berbagai aktivitas.  Sejak dahulu kala, Jukung telah menjadi tulang punggung perekono...

SRUPUT JAMU HANGAT DAN RENUNGAN DI PAGI HARI

Di sudut ruangan dia duduk sendiri di hadapan komputernya. Segelas JAMU HANGAT menemaninya berselancar di internet. Mengunjungi dan menyapa rekan rekannya yang berada di ujung dunia sana. Ide besar di susun satu persatu layaknya puzzle yang kian hari semakin tampak nyata bentuknya. Sahabat sahabat nya, meski berbeda tempat, juga tak kalah seru nya. Ada yang di kereta api, ada yang di warung kopi, dan ada yang di kebun pisang di pinggiran kota hingga yang di tepi pantai. Terkadang aneh terasa, gerakan apakah ini sebenarnya? Tak kasat mata, tapi nyata adanya. Entah apa dan siapa yang menggerakkan mereka semua, yang pasti hanya ALLAH Ta’ ala di balik ini semua. Tak terlihat, namun aliran energi besar saling bersahutan di dunia maya. Gagasan2 besar tak kasat mata siap mewujud nyata ketika saatnya tiba. Wahai para sahabat baik di ujung sana, bergabunglah meski tak bersama. Membesarlah dan semakin besar. Ini bukan tentang uang atau tahta, akan tetapi sebuah gerakan tak kasat mata. ...